Pelatihan Asesor Keperawatan

Minggu, 24 Juni 2018

Rumah Sakit Haji Jakarta mengadakan pelatihan Asesor Nasional kompetensi keperawatan pada tanggal 19 - 23 Mei 2015 di Ruang Darusallam , yang mana pada pelatihan ini di ikuti beberapa perawat dari berbagai daerah seluruh indonesia

Tantangan institusi pelayanan kesehatan dewasa ini adalah meningkatnya tuntutan dan harapan terhadap pelayanan yang aman dan bermutu. Salah satu pilar utama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu adalah sumber daya manusia yang kompeten.

Mengukur dan memastikan kompetensi individu-individu yang bekerja di seluruh area rumah sakit merupakan hal yang penting dalam menggambarkan kemampuan organisasi untuk memenuhi kebutuhan keselamatan pasien serta mutu pelayanan secara umum.

Oleh karenanya penting bagi rumah sakit memiliki staf yang memiliki kemampuan melakukan asesmen kompetensi yang lengkap yang menggunakan performance appraisal seperti review kredential dan previllageuntuk mengevaluasi dan memverifikasi kemampuan seseorang dalam memenuhi kinerja yang diharapkan.

Selain guna memenuhi kebutuhan diatas, Pelatihan ini juga menunjang program akreditasi rumah sakit tahun 2012 terkait Kualifikasi Pendidikan Staf (KPS) 3 serta prosedur kredential staf keperawatan dan tenaga kesehatan penunjang lainnya pada KPS 12. Selain itu kegiatan pelatihan ini juga menunjang terlaksananya asesmen kompetensi yang tertuang dalam petunjuk pelaksanaan jenjang karir perawat di rumah sakit yang dikeluarkan oleh Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan Kemenkes tahun 2013 baik untuk perawat baru maupun perawat lama

TUJUAN PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI KEPERAWATAN

TujuanUmum

Peserta mampu melaksanakan proses asesmen kompetensi.

TujuanKhusus

Peserta mampu :

  • Menjelaskan konsep kompetensi dan asesmen berbasis kompetensi
  • Merancang system asesmen kompetensi keperawatan.
  • Menyusun perencanaan dan pengorganisasian asesmen kompetensi.
  • Membuat perangkat-perangkat asesmen berbasiskompetensi.
  • Melakukan asesemen kompetensi.

STANDAR KOMPETENSI PESERTA PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI KEPERAWATAN

Kompetensi yang dicapai peserta pada pelatihan ini adalah unit-unit kompetensi dari seorang asesor kompetensi yang telah ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang menjadi rujukan dalam pelatihan asesor secara nasional yaitu yaitu:

  • TAAASS401C: Merencanakan dan mengorganisasikan asesmen (Plan and Organize Assessment),
  • TAAASS402 C: Mengases kompetensi (Assess Competency)
  • TAAASS403 B: Mengembangkan perangkat-perangkat Asesmen (Develop Assessment Tools)

TOPIK BAHASAN PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI KEPERAWATAN

Kompetensi dan Asesmen Berbasis Kompetensi

  1. Kebijakan asesmen kompetensi dan kredential
  2. Konsep kompetensi
  3. Standar kompetensi
  4. Filosofi yang melatar belakangi asesmen berbasis kompetensi
  5. Asesmen berbasis kompetensi
  6. Peranan Asesor
  7. Tujuan Asesmen Kompetensi

Perencanaan Asesmen

  1. Mengidentifikasi pendekatan asesmen
  2. Menyusun rencana asesmen
  3. Mereview dan mengkontekstualisasi rencana asesmen
  4. Mengorganisasikan asesmen

III. Pengembangan Perangkat Asesmen

  1. Menentukan focus perangkat asesmen
  2. Menentukan kebutuhan perangkat asesmen
  3. Menrencang dan mengembangkan perangkat asesmen
  4. Mereview dan melakukan ujicoba perangkat asesmen
  1. Pelaksanaan Asesmen Kompetensi
  2. Menetapkan dan memelihara lingkungan asesmen
  3. Mengumpulkan bukti
  4. Mendukung asesi
  5. Mengambil keputusan dan memeberikan feedback
  6. Mencatat dan melaporkan keputusan asesmen
  7. Mengkaji ulang proses asesmen

METODA DAN EVALUASI PELATIHAN

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah semua metode yang digunakan dalam pelatihan berbasis kompetensi seperti tutorial, penugasan, diskusi, praktek dan role play serta pengalaman melaksanakan asesmen diluar waktu pelatihan.
Setelah mengikuti pelatihan maka peserta akan dievaluasi melalui:

  • Tes tertulis
  • Portofolio pengalaman melaksanakan asesmen

PERSYARATAN PESERTA

  • Mendapat rekomendasi dari pimpinan institusi atau organisasi berdasarkan pengalaman, prestasi kerja atau pengakuan keahlian.
  • Masing-masing peserta membawa laptop sejak hari pertama dan dapat mengoperasionalkan Microsoft Word dengan lancar.
  • Bersedia mengikuti pelatihan penuh waktu (full time) sesuai jadwal yang telah ditentukan dan mengerjakan tugas diluar waktu pelatihan.