post image

Mencukupi Kebutuhan Gizi Balita dengan 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan)

 Pentingnya Gizi Pada Balita

Status gizi anak dapat dipengaruhi oleh dua hal yaitu asupan makanan yang kurang dan penyakit infeksi. Asupan energi yang kurang dapat menyebabkan ketidakseimbangan negatif akibatnya berat badan lebih rendah dari normal atau ideal.

Masalah gizi utama di Indonesia terdiri dari masalah gizi pokok yaitu Kekurangan Energi Protein (KEP), Kekurangan Vitamin A (KVA), Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), dan Anemia Gizi Besi (AGB), selain gizi lebih (obesitas). Indonesia sekarang mengalami 2 masalah gizi sekaligus atau lebih dikenal dengan masalah gizi ganda.

Penanganan masalah gizi sangat terkait dengan strategi sebuah bangsa dalam menciptakan SDM yang sehat, cerdas, dan produktif. Upaya peningkatan SDM yang berkualitas dimulai dengan cara penanganan pertumbuhan anak sebagai bagian dari keluarga dengan asupan gizi dan perawatan yang baik.

Keadaan gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal. Namun, berbagai penyakit gangguan gizi dan gizi buruk akibat tidak baiknya mutu makanan maupun jumlah makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh masing-masing orang masih sering ditemukan diberbagai tempat di Indonesia. Rendahnya status gizi jelas berdampak pada kualitas sumber daya manusia.

Hal yang pelu diperhatikan untuk mencapai tinggi dan berat badan optimal dibutuhkan seluruh zat gizi (mikro da makro) secara seimbang, diperoleh dari menyusui secara eksklusif sampai 6 bulan, diteruskan dengan ASI dan MP-ASI.

Standard Makanan Balita

  • IMD segera setelah persalinan, skin-to-skin contact, minimal 1 jam
  • Asi Eksklusif (0-5 bulan)
  • Meneruskan menyusui (2 tahun atau lebih)
  • Makanan pendamping ASI (6-23 bulan)

Kenali 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan)

1000 HPK adalah fase kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan (270 hari) sampai dengan anak berusia 2 tahun (730 hari). Pada periode inilah organ-organ vital (otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan atau lengan, kaki dan organ tubuh lainnya mulai terbentuk dan terus berkembang.

Kurang gizi diperiode ini akan mengakibatkan kerusakan atau terhambatnya pertumbuhan yang tidak dapat diperbaiki dimasa kehidupan selanjutnya. Cukup gizi selama dalam kandungan akan membuat janin tumbuh dan lahir sebagai bayi yang sehat kuat dan sempurna dalam tiap fase perkembangan dan pertumbuhannya.

  • Periode Emas 1000 HPK

1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa sejak anak dalam kandungan sampai seorang anak berusia dua tahun. Fase ini disebut sebagai Periode Emas karena pada masa ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat. Pada periode 1000 HPK ini terjadi perkembangan yang sangat cepat sel-sel otak dan terjadi pertumbuhan serabut-serabut saraf dan cabang-cabangnya sehingga terbentuk jaringan saraf dan otak yang kompleks. Perkembangan otak ini hampir sempurna yaitu mencapai 80%, sehingga akan menentukan kualitas manusia dimasa depan.

Bayi yang mendapat cukup gizi selama Periode Emas, termasuk Inisiasi Menyusui Dini (IMD) langsung setelah bayi dilahirkan, ASI Eksklusif sejak usia 0 – 6 bulan, imunisasi lengkap, dan gizi cukup dengan makanan pendamping ASI setelah usia 6 bulan, akan tumbuh menjadi Balita yang sehat, kuat dan cerdas.

  • Hal yang Perlu Diperhatikan agar Anak Tumbuh Optimal Pada Masa Periode Emas
  1. Asupan Gizi
  2. Stimulasi
  3. Pola Pengasuhan
  4. Perawatan Kesehatan

"Ayo Gerakkan Cegah Stunting dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan”

 

Renferensi

Hartono, S.Gz, M.Gizi. 2016. Status Gizi Balita dan Interaksinya. Sehat Negriku Kementerian Kesehatan. Mediakom.

DPPKBPPPA. 2022. 1000 HPK adalah fase kehidupan.                    

Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. 2016. Cara Mengatur Asupan Gizi Dengan Makanan Yang Sehat. https://promkes.kemkes.go.id/?p=7358