post image

CEGAH DAN KENDALIKAN PENYAKIT GINJAL DENGAN CERDIK DAN PATUH

PENGERTIAN

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum (Putri et al., 2020).

 

referensi http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/9280/3/BAB%20II%20TINJAUAN%20PUSTAKA.pdf

 

PENYEBAB

Penyebab utama GGK adalah diabetes dan tekanan darah yang tinggi. Diabetes terjadi apabila kadar gula darah melebihi paras normal, menyebabkan kerusakan organ-organ vital tubuh seperti jantung dan ginjal, serta pembuluh darah, syaraf dan mata. Tekanan darah yang tinggi atau hipertensi, terjadi apabila tekanan darah pada pembuluh darah meningkat dan jika tidak dikawal, hipertensi bisa menjadi punca utama kepada serangan jantung, strok dan gagal ginjal kronik. GGK juga bisa menyebabkan hipertensi.

 

(referensi) https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/56

 

PENANGANAN

Tatalaksana pada penyakit gagal ginjal kronik harus bersifat menyeluruh, mulai dari mengubah gaya hidup (lifestyle modification), mengobati penyakit yang mendasari, dan terapi pengganti ginjal. Pilihan terapi pengganti ginjal antara lain: hemodialisis/cuci darah baik dengan menggunakan mesin cuci darah atau cuci darah dengan menggunakan membran peritoneum pasien (CAPD/Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) dan cangkok/transplantasi ginjal.

 

Mencegah lebih baik daripada mengobati, Depkes RI mengingatkan pada masyarakat luas untuk selalu melaksanakan pola hidup sehat dan berperilaku “CERDIK”, yaitu:

 

C: Cek/periksa Kesehatan secara berkala

E: Enyahkan asap rokok. Baik perokok pasif maupun perokok aktif sama sama berisiko untuk mengalami kejadian penyakit jantung paru yang dapat menyebabkan beban ginjal yang semakin meningkat

R: Rajin aktifitas fisik. Lakukan olahraga yang terukur dan terjadwal minimal 15 menit per hari atau 90 menit semiggu

D: Diet sehat dengan kalori yang seimbang. Mengkonsumsi sumber nutrisi yang seimbang dan membatasi konsumsi makanan instan, tinggi garam, gula dan minyak. Dengan mengatur pola makan juga dapat menjaga berat badan yang ideal.

I: Istirahat yang cukup. Minimal 6-8 jam sehari

K: Kelola stress. Stress yang berlebihan dapat meningkatkan inflamasi yang berlangsung kronik.

 

 dan PATUH” yaitu Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tetap dan teratur, Tetap diet sehat dengan gizi seimbang, Upayakan beraktivitas fisik dengan aman dan Hindari Rokok, alkohol dan zat karsinogenik lainnya.

 

referensi

https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/582/gagal-ginjal-kronik-dan-penyebabnya sumber data 

Kemenkes RI. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehat RI 2018; 53: 1689–1699.

Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Kementerian Kesehatan RI. 2016